b33f25f3-c56e-48a2-88e7-67df35b33991_20251117232439179

MITRA, RADARNEWSSULUT.COM — Kebun Raya Megawati salah satu ikon dari Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) kini menjadi gundul akibat dirusak komplotan manusia biadap.

Kawasan konservasi yang dulunya dibangun mengunakan uang APBD Mitra untuk menjadi
Kebun Raya Megawati Soekarnoputri itu pun dibangun menggunakan lahan bekas tambang emas PT Newmont Minahasa Raya di Kabupaten Mitra Sulawesi Utara. Kawasan ini direklamasi untuk menjadi pusat konservasi flora, edukasi, wisata, dan jasa lingkungan dengan tema tumbuhan Pamah Wallacea.

Pembangunan ini bertujuan mengubah bekas area tambang menjadi lahan hijau yang bermanfaat melalui reklamasi dan konservasi.
Namun susah paya James Sumendap membangun, malah di rusak oleh bupati yang saat ini menjabat Ronald Kandoli. Pembiaran dilakukan diduga untuk kepentingan pribadi.

Salah satu Aktivis Sulut Stenly Sendow, SH kepada media ini mengatakan, Aktivitas ini merusak fungsi kawasan sebagai area konservasi, penelitian, dan pendidikan lingkungan yang seharusnya dilindungi. Lingkungan hutan menjadi hancur dan terancam hilang,” Kami mendesak agar pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas untuk menghentikan penambangan ilegal dan memulihkan kembali fungsi kawasan konservasi tersebut,” tegas Sendow
Dijaman Bupati James Sumendap, Kebun Raya ini hampir menjadi destinasi wisata berkelas dunia, Olly Dondokambey yang waktu menjabat Gubeenur telah meresmikan kawasan ini, namun bukannya dikembangkan, Ronald Kandoli membiarkan kebun Raya Megawati Soekarnoputri ini dirusak penambang Ilegal,” Kami berharap berita ini sampai ke ibu Megawati agar menegur pembiaran yang dilamukan kader Banteng ini. jangan jangan ada pembiaran karena ada kempentingan peribadi antara Bupati Kandoli dan parah pengusaha Tambang Ilegal,” singung Stenly.

Sampai berita ini di turunkan, Media masih berupaya melakukan konfirmasi ke Bupati Ronald Kandoli, guna dimintai tanggapan serta uapaya hukum dari Pemkab Mitra.

(*)

Sharing is caring

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *