b33f25f3-c56e-48a2-88e7-67df35b33991_20251120000751365

MANADO, RADARNEWSSULUT.COM — Pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XII Sulawesi Utara di Kota Manado pada Rabu, (19/11/2025) di Stadion Klabat Manado mendapat sindiran sejumlah orang.
Panitia Porprov XII menempatkan dua pembawa acara yang diduga sengaja melupakan narasi ucapan selamat datang bagi Kapolda Sulut Irjen Pol DR. Roycke Harry Langie SIK.SH.MH

Tradisi menyapa tamu atau tokoh penting yang hadir dalam situasi formal apalagi sambutan bagi unsur Muspida adalah sesuatu yang umum dalam acara formal termasuk iven pemerintahan.
Biasanya panitia sebagai pihak yang bertanggung jawab atas acara memiliki daftar nama tamu atau tokoh yang harus diserahkan ke pembawa acara. Entah kenapa, dua pembawa acara yang membacakan sambutan panitia sengaja lupa menyapa Kapolda Sulut kendati saat bersamaan Jenderal dua bintang itu berada di depan mata dan menjadi pusat perhatian masyarakat beserta ribuan peserta Porprov yang hadir.

Sikap pembawa acara ini kemudian menimbulkan kecurigaan publik bahwa Ketua Panitia Porprov dr Richard Sualang sengaja tidak memasukkan nama-nama Muspida yang selayaknya disapa secara terhormat dalam narasi sambutan. Pembawa acara hanya fokus pada Gubernur dan Wakil Gubernur, kemudian pada Bupati dan Walikota yang hadir bersama tokoh – tokoh lainnya. Sikap memalukan ini kontan mendapat kritik dari warga Manado yang hadir.

“Biasanya orang yang bertindak sebagai pembaca sambutan sudah diingatkan terlebih dahulu tentang figur – figur siapa yang harus disapa. Melupakan tokoh penting yang berada depan mata itu bukan hal biasa. Rasanya ada ketidaksukaan panitia yang menurut saya harus diketahui apa motif panitia. Sejujurnya saya yang hadir saat itu juga merasa tidak fair karena Kapolda Sulut sebagai Muspida juga sebagai jenderal yang menjamin keamanan dilupakan begitu saja. Ini tidak baik. Ada unsur kesengajaan yang bahkan hampir secara harafiah ingin mempermalukan tokoh besar di depan publik,” komentar  Jhonny Rumayar via ponsel Rabu malam saat menghubungi redaksi.

Terlisa, ketika menyadari nama Kapolda Sulut sengaja dilupakan, Senada dengan Jhonny, Rhamat Surat pun memutuskan untuk pulang dan tidak mengikuti pembukaan hingga selesai.

“Karena saya juga ikut merasa malu. Ada perasaan yang terganggu karena sikap panitia yang tidak fair dalam hal ini,” pungkas Rhamat dengan nada kesal.

lanjut Rahmat, Ini acara besar tidak selayaknya panitia boleh lupa seorang Jendral Bintang Dua, masa tidak disebut. ini ada apa apanya,” tegas Rahmat.

Diketahui, Porprov kali ini mempertandingkan 405 nomor pertandingan dengan jumlah atlet sebanyak 4097 orang, Pelatih dan ofisial berjumlah 1224.

Ketua Umum Panitia Porprov Manado Richard Sualang mengapresiasi dukungan penuh dari Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wagub Victor Mailangkay.
Ia menuturkan, Porprov akan digelar pada 17 hingga 24 November 2025.

Acara diawali dengan tarian, kemudian Marching band, menyanyikan lagu Indonesia Raya, defile serta sambutan.
Diketahui Porprov 2025 bakal mempertandingkan 34 cabang.

(RT)

Sharing is caring

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *