
MANADO, RADARNEWSSULUT.COM — Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Suhardi bersama Ketua Umum Ormas Adat Brigade Nusa Utara Indonesia (BNUI) Stenly Sendouw, SH, berdiskusi soal keamanan wilayah hukum Kodam Merdeka, serta saling memberikan masukan demi terjalin hubungan baik antara TNI dan Ormas Adat di Sulawesi Utara (Sulut).

Ketum Ormas BNUI Stenly Sendouw mengapresiasi Pangdam XIII Merdeka dalam menjaga keaman dan ketertiban, terlihat nyata saat adanya unjuk rasa dari berbagai lapisan elemen masyarakat yang tergabung dalam berbagai unsur beberapa pekan lalu, banyak nya prajurit TNI turut serta ikut mengamankan jalan nya aksi demo membantu aparat kepolisihan sehingga tidak ada kekacauan yang terjadi. semua berjalan drngan baik, semua itu tak luput dari perintah seorang Mayjen TNI Suhardi, ” ucap Sendouw
Lanjutnya, Ormas BNUI memiliki banyak program kedepan, sehingga perlu adanya sinergitas antara TNI dan Ormas, untuk itu salah satu diskusi tak lain dan tak bukan adalah program kedepan dari Ormas BNUI dalam menjaga keamanan daerah, karena itu salah satu prioritas dari terbentuknya ormas BNUI.
Ormas Adat BNUI menolak Radikalisme, Menolak Intoleran karena Ormas Adat BNUI Cinta Sulut, Cinta NKRI, ” terang Sendouw.
Stenly juga berharap, dengan adanya pertemuan ini, menjadi titik awal jalinan hubungan baik Ormas dan TNI di Sulut, ” kami sangat berharap TNI terus menjadi garda terdepan dalam menjaga dan melindungi rakyat. ada slogan bersma Rakyat, TNI Kuat!,” tutup Sendouw di Manado.

Berikut profil singkat Mayjen TNI Suhardi:
Mayor Jendral (Mayjen) Suhardi merupakan seorang perwira tinggi TNI AD yang lahir pada 25 Oktober 1968. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1990 dari kecabangan Infanteri/Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Sejak 6 Desember 2024, Suhardi dipercaya untuk menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer XIII/Merdeka. Sebelumnya, ia telah mengukir berbagai prestasi dalam karier militernya sebagai perwira tinggi TNI-AD.
Jenderal Bintang 2 yang berasal dari satuan Kopassus ini memiliki perjalanan karier militer yang cukup membanggakan. Ia memulai kariernya sebagai Danyon 812/Sat 81 Gultor Kopassus pada periode 2004 hingga 2007, sebelum melanjutkan tugas sebagai Danyonif Raider 900/Satya Bhakti Wirotama pada 2007-2009.
Setelah itu, ia menjabat sebagai Dansecata A Rindam IX/Udayana pada 2009-2010, dan dilanjutkan dengan menjadi Dandim 1609/Buleleng pada 2010-2011. Kariernya terus menanjak dengan menjadi Dan Grup 2/Kopassus pada 2012-2013, dan Inspektur Kopassus pada 2013.
Pada periode berikutnya, ia menjabat sebagai Danrem 071/Wijayakusuma pada 2017-2018, kemudian sebagai Paban IV/Ops Sops TNI pada 2018-2019. Ia juga dipercaya menjadi Asops Kaskogabwilhan I pada 2019-2020, Kapoksahli Kogabwilhan I pada 2020-2021, dan Kapoksahli Bais TNI pada 2021-2023.
Pada tahun 2023, ia dipercaya untuk menjabat sebagai Direktur D BAIS TNI dan Dankoopssus TNI pada 2023-2024. Saat ini, ia mengemban tugas sebagai Pangdam XIII/Merdeka sejak Desember 2024 hingga sekarang.
(Rocky Tawaang)
