b33f25f3-c56e-48a2-88e7-67df35b33991_20260121125716564

MITRA, RADARNRESSULUT.COM — Wakil Ketua PSSI Mitra Romel Mundung, menyanpaikan Pengekuhan pengurus PSSI Kabupaten Minahasa Tenggara dan pengurus Persatuan Sepak Bola Minahasa Tenggara (PersMitra), telah sesui dengan mekanisme.

“terkait pengekuhan pengurus PSSI Mitra dan PersMitra sudah berjalan sesuai mekanisme yang ada, karena pengekuhan telah disampaikan lewat rapat Pengurus PSSI Provinsi Sulawesi Utara yang dilaksanakan diKantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Sulawesi Utara serta melalui via telepon pada saat melakukan pengekuhan, dengan catatan jika sudah dilaksanakan maka Pengurus PSSI Kab Mitra harus membuat Surat Laporan Secara Resmi dengan Melampirkan Dokumen mekanisne Musayawarah Sampai terbitnya SK Ketua PSSI Minahasa Tenggara,” ujar Romel.

Wakil Direktur Kompetisi PSSI Sulut ini, mengatakan, bahwa, Kepengurusan Askab PSSI Mitra dibentuk melalui pelaksanaan Musyawara Panitia Seleksi Pada tanggal 1 Desember 2025 yang dihadiri Oleh
Wakil Ketua PSSI Prov Sulut Bpk.Hengki Kawalo,SH, Sekretaris PSSI Provinsi Sulut Vendry Rorimpandey, Media Officer PSSI Sulut BPK Candra Mateos
Perwakilan Klub Anggota PSSI Mitra Billy Ampouw Perwakilan Tokoh Masyarakat Sepakbola Mitra Romel Mundung.

Dan sebagai tindaklanjutnya oleh Asprov PSSI Sulut menerbitkan SK Kepengurusan Askab PSSI Minahasa Tenggara Dengan Nomor : 223 / PSSI-Sulut/XII/2025 Tanggal 8 Desember 2025 yang telah ditandatangani Oleh Ketua PSSI Prov Sulut Bpk Joune Ganda. dan Telah diserahkan Oleh Sekretaris Umum PSSI Prov.Sulut di Manado.

“PSSI adalah organisasi badan hukum mandiri dan bukan di bawah pemerintah secara struktural, keterlibatan Bupati dalam pengukuhan sebagai wujud dukungan pemerintah terhadap pembinaan sepak bola di daerahnya,”tandas Romel. Seraya menambahkan jika memang terjadi miskomunikasi antara PSSI Mitra dan provinsi dirinya mohon Maaf.

Sementara itu, Wakil Ketua ASPROV Sulut Hengky Kawalo kepada redaksi mengatakan, tindakan Stevie Keintjem dalam mengandeng Pemetintah sah sah saja tidak ada permasalahan, Bupati selaku pemerintah tertinggi di daerah hadir mengukuhkan suatu organisasi tidak lah salah. Sejauh ini saya mrlihat, tidak ads intervensi dari Bupati, bupati hadir sekedsr mengukuhkan dan itu tidak masalah,” Ujar Kawalo
Kawalo juga menambahkan, itu sesuai mekanisme, itu salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap organisasi. ” Saya harap semua daerah juga melakukan hal yang sama. Agar terjadi kesinambungan antara pemerintah dan organisasi olahraga,” Tutup Kawalo

(*)

Sharing is caring

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *