b33f25f3-c56e-48a2-88e7-67df35b33991_20260425174810307

RATATOTOK, RADARNEWSSULUT.COM — Sempat Viral di Media Sosial (Medsos) dimana salah satu akun palsu menyebut preman bayaran suruan Ci Dede. Padahal puluhan pekerja tambang yang bekerja di lokasi tambang Ratatotok.

Michael Lantu atau Pato, salah satu pekerja tambang mengungkapkan kekecewaan karena dituduh sebagai preman bayaran Ci Dede.

“Kami ini bukan preman. Kami hanya pekerja kasar di tambang. Mencari berkat untuk memberi makan istri dan anak-anak. Masa dibilang preman bayaran. Ini bukan tidak sopan. Tapi melecehkan martabat kami,” ujar Pato Kamis, (24/04/2026) malam di Ratatotok.

Menurut dia, kondisi seluruh pekerja di tambang Ci Dede dan di berbagai pertambangan lain semuanya sama.

“Apa bedanya kami dengan pekerja tambang di tempat lain. Semua pekerja. tidak ada preman. Ini bukan tambang dulu-dulu ini. Masa kami cari makan baik-baik dibilang preman. Terus pekerja yang baik itu bagimana ?,” tutur Pato.

lanjut Pato, media seharusnya menciptakan kondisi yang baik agar pekerja dan pengusaha tambang tidak diganggu dengan isu – isi menyesatkan.

“Alangkah baiknya media itu dukung iklim usaha agar ekonomi masyarakat meningkat. bukan asal tulis sesuka hati di media berita lalu posting di medsos,” pesan Pato.

Ditambakan Pato, Jangan lagi bawah bawah nama Ci Dede, kalau ada yang tidak suka dengan pekerjaan saya peribadi, bisa langsung ketemu langsung, jangan bawah nama nama orang lain,” tegas Pato.

(Rocky)

Sharing is caring

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *