
TONDANO, RADARNEWSSULUT.COM — Pelantikan Tim Penggerak PKK untuk 128 Desa se Minahasa, bertempat di Wale Ne Tou Tondano, Selasa (28/07/2026), tampak sosok Ny Sherly Tangapo-Manoppo yang menyambut amanah barunya dengan senyum penuh harapan.
Dalam Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua TP PKK Kabupaten Minahasa, Ny Martina Dondokambey-Lengkong, dan dilaksanakan secara serentak bersama 129 Ketua TP PKK desa lainnya yang mengikuti pelantikan usai para Hukum Tua definitif resmi menjabat.
Di hadapan Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Wakil Bupati Vanda Sarundajang, Sekretaris Daerah Lynda Watania, serta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Minahasa, Sherly mengucapkan sumpah jabatan dengan penuh kesungguhan.
Bagi sebagian orang, pelantikan mungkin hanya seremoni. Namun bagi Sherly, momentum itu merupakan awal dari sebuah tanggung jawab besar untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, terutama kaum perempuan, ibu rumah tangga, dan keluarga-keluarga di Desa Pineleng Dua.
Sebagai istri dari Hukum Tua Pineleng Dua, Nicolaus Tangapo, ia menyadari bahwa pembangunan desa tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan program pemerintahan. Di balik kemajuan desa, terdapat keluarga-keluarga yang harus diperkuat, diberdayakan, dan didampingi.
“Saya siap memberikan yang terbaik dalam menjalankan tugas dan fungsi TP PKK, baik sebagai penggerak, penyuluh, motivator, hingga penyalur aspirasi masyarakat,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Komitmen tersebut lahir dari kesadaran bahwa TP PKK merupakan organisasi yang bersentuhan langsung dengan kehidupan warga. Mulai dari pendidikan keluarga, kesehatan ibu dan anak, ketahanan pangan rumah tangga, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sherly berharap TP PKK Pineleng Dua dapat menjadi wadah yang mampu menggerakkan partisipasi warga dalam membangun desa dari lingkungan keluarga. Baginya, keluarga yang sehat, harmonis, dan mandiri adalah pondasi utama kemajuan masyarakat.
Karena itu, ia menegaskan pentingnya membangun sinergi dengan pemerintah desa maupun jajaran TP PKK di tingkat kabupaten hingga pusat. Kolaborasi tersebut diyakini menjadi kunci dalam mengimplementasikan berbagai program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami akan selalu bersinergi dengan pemerintah dan TP PKK kabupaten hingga pusat, khususnya dalam menggerakkan masyarakat untuk mewujudkan 10 Program Pokok PKK demi kesejahteraan keluarga di Desa Pineleng Dua,” katanya.
Di balik jabatan yang kini disandangnya, tersimpan harapan besar untuk menghadirkan perubahan dari hal-hal sederhana. Mengajak warga memanfaatkan pekarangan rumah, meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, memperkuat budaya gotong royong, hingga mendorong perempuan menjadi lebih berdaya secara ekonomi.
Perjalanan itu tentu tidak mudah. Namun dengan semangat pelayanan dan dukungan masyarakat, Sherly optimistis TP PKK Pineleng Dua dapat menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menciptakan keluarga yang sejahtera dan mandiri.
(***)
